ARTICLE AD BOX
Jakarta, NU Online
Tanggal 29 Syawal 10 H menyisakan duka mendalam bagi Rasulullah saw. Pasalnya, di bulan kesepuluh tahun kesepuluh Hijriah itu, Sayyid Ibrahim, putranya dari Sayyidah Mariah Al-Qibthiyah, wafat.
"Air mata beliau deras membasahi dan hati beliau dirundung kesedihan nan teramat mendalam. Para sahabat menyaksikan sendiri sungguh Nabi merasa sangat kehilangan atas kepergian putra tercintanya itu," demikian Ustadz Abror menggambarkan sungguh sedihnya Rasulullah saat itu seperti diceritakan dalam hadits, dikutip dari tulisan berjudul Mengenang Wafatnya Ibrahim Putra Rasulullah di Bulan Syawal pada Selasa (31/3/2026).
Dalam kitab Ad-Dinul Khalish, Mahmud Khitab as-Subki menyebut, meski ada pendapat lain mengenai kewafatannya, para sejarawan sepakat bahwa Sayyid Ibrahim wafat pada tahun 10 H ketika usianya nan baru dua tahun.
Dalam tulisan lain, Ustadz Abror juga menulis bahwa Al-Mutawakkil Alallah, khalifah Abbasiyah, wafat pada bulan Syawal, tepatnya pada tahun 247 H sebagaimana termaktub dalam kitab Tarikh al-Khulafa nan ditulis Imam Jalaluddin as-Suyuthi.
"Sang khalifah wafat di usianya nan ke-40 tahun, dan berkuasa selama 4 tahun 10 bulan 3 hari," tulis Ustadz Abror dalam artikelnya berjudul Peristiwa Tragis Khalifah Abbasiyah Al-Mutawakkil Alallah di Bulan Syawal.
Ia dibunuh oleh putranya sendiri, Al-Muntashir, berbareng lima orang Turki nan juga tidak senang dengan sang khalifah. Putranya tersebut protes terhadap keputusan ayahnya nan memintanya mundur dari kedudukan nan diembannya.
"Setelah melakukan perencanaan matang, berbareng lima orang Turki, Al-Muntashir masuk ke tempat Al-Mutawakkil saat dia sedang bersenang-senang," tulisnya.
Khalifah Abbasiyah lainnya, Al-Muqtadir, juga tewas di bulan Syawal, tepatnya pada tanggal 27 tahun 319 H, setelah terkena tombak dan membuatnya tumbang. Ia tewas dalam penyerbuan nan dilakukan Mu'nis Al-Mudzaffar nan rencananya dicopot Al-Muqtadir dari jabatannya di pemerintahan.
"Al-Muqtadir wafat meninggalkan dua belas putra, dan tiga di antaranya kelak menjadi khalifah. Mereka adalah Ar-Radhi, Al-Muttaqi, dan Al-Muthi," tulis Ustadz Abror dalam artikelnya berjudul Kisah Tragis Akhir Hayat Khalifah Al-Muqtadir di Bulan Syawal menukil dari penjelasan Imam Jalaluddin As-Suyuthi dalam Tarikh Al-Khulafa.
Selain ketiganya, Imam Bukhari juga wafat pada 1 Syawal, tepat pada malam Idul Fitri. Ulama nomor wahid dalam bagian hadits itu juga lahir di bulan kesepuluh, tepatnya pada Jumat tanggal 13 tahun 194 H, di Bukhara, sekarang Uzbekistan.
"Kemudian dimakamkan pada hari raya tanggal 1 Syawal," tulis Ustadz Sunnatullah dalam tulisan berjudul 6 Peristiwa Penting nan Terjadi pada Bulan Syawal menukil Syekh Ahmad Bilal dalam As-Sirajul Munir fi Alqabil Muhadditsin.
5 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·