ARTICLE AD BOX
NU Online Jombang,
Ribuan kaum Nahdliyin menghadiri haul ke-136 KH Asy'ari di Desa Keras, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Sabtu (4/4/2026) malam. KH Marzuqi Mustamar dari Malang, Ketua PWNU Jawa Timur masa khidmah 2018-2023, datang menyampaikan tausiyah.
Saat menyampaikan tausiyah, KH Marzuqi Mustamar berharap haul bisa bisa meneladani sikap dan lelaku KH Asy'ari. "Monggo dijaga nasab dan keteladanan beliau, nan terpancar dari Kanjeng Nabi Muhammad," katanya.
Pada kesempatan itu, dia juga mengoreksi beberapa amaliyah nan dianggap kurang pas. "Terutama tidak sesuai dengan keputusan NU dan pendapat mu'tabar," terangnya.
Termasuk dalam bersuci nan tertutup sebagian personil badannya oleh perban luka. "Termasuk pemimpin nan shalatnya duduk, sedangkan makmumnya berdiri, itu tidak sah," imbuhnya.
Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Malang ini juga mengkoreksi shalat para jamaah haji. "Terutama nan qadha shalat, padahal dia sudah mukim di sana lantaran sudah lebih dari seminggu tinggal di tanah suci," ujarnya.
Sementara itu, KH Abdul Gholib, selaku perwakilan dzuriyah KH Asy'ari, mengakui aktivitas tidak hanya mendoakan KH Asy'ari. "Tapi juga mendoakan anak cucu kita agar menjadi anak yang saleh," ujarnya.
Ketua Yayasan KH Asy'ari Keras ini menambahkan, rangkaiam haul tidak hanya pengajian umum. "Tapi juga jalan sehat, khatmil Qur'an dan seni hadrah," imbuhnya.
Selengkapnya klik di sini.
4 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·