ARTICLE AD BOX
Jakarta, NU Online
Bagi masyarakat Betawi, Lebaran tak selalu selesai ketika Idul Fitri berlalu. Masih ada satu momen nan selalu dinanti: Lebaran Betawi. Perayaan budaya nan sejak lama menjadi ruang silaturahim, tempat penduduk berkumpul dan merawat tradisi di tengah hiruk pikuk Jakarta.
Tahun ini, Lebaran Betawi 2026 bakal diselenggarakan pada Sabtu (11/4/2026) di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Acara ini digagas oleh Majelis Kaum Betawi (MKB) berbareng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Ketua Dewan Adat MKB Fauzi Bowo menyampaikan bahwa Lebaran Betawi merupakan ikhtiar berbareng untuk menjaga dan menumbuhkembangkan harkat, derajat, serta marwah Betawi melalui kerjasama penduduk dan komponen Betawi berbareng Pemerintah DKI Jakarta dari masa ke masa.
"Lebaran Betawi adalah ikhtiar menjaga tradisi dalam rangka menjaga dan menumbuhkembangkan harkat, derajat dan marwah Betawi. Kolaborasi penduduk dan komponen Betawi berbareng dengan Pemerintah DKI Jakarta dari masa ke masa," ujarnya, Ahad (29/3/2026) diberitakan NU Online Jakarta.
Lebaran Betawi diselenggarakan oleh MKB berbareng Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan support beragam komponen masyarakat. Perayaan ini terbuka bagi seluruh penduduk Jakarta dari beragam organisasi dan lapisan masyarakat.
MKB selama ini terus berkedudukan aktif menjaga tradisi Betawi di tengah perkembangan kota. Berbagai aktivitas budaya digelar untuk memastikan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan silaturahim tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ketua Umum Pemuda Kaum Betawi Masykur Isnan menyampaikan bahwa Lebaran Betawi bukan sekadar seremoni budaya, melainkan juga momentum untuk memperkuat inklusivitas dan soliditas komponen Betawi dalam wadah MKB serta kebersamaan penduduk Jakarta.
"Lebaran Betawi bukan sekadar seremoni budaya, tetapi juga momentum untuk memperkuat inklusivitas dan soliditas komponen Betawi dalam wadah MKB serta kebersamaan penduduk Jakarta," katanya.
Masykur menambahkan bahwa melalui kebersamaan itu, masyarakat Betawi mau memastikan diri tetap menjadi bagian krusial dalam merawat identitas, tradisi, dan harmoni sosial di Jakarta.
"Melalui kebersamaan ini, kita mau memastikan bahwa masyarakat Betawi tetap menjadi bagian krusial dalam merawat identitas, tradisi, dan harmoni sosial di Jakarta," pungkasnya.
6 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·