ARTICLE AD BOX
Kabupaten Tangerang, NU Online Banten
Ketua Pengurus WIlayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten KH Hafis Gunawan mengajak masyarakat menjadikan momentum haul sebagai pengingat bakal nilai perjuangan, pengorbanan, dan keikhlasan dalam membangun umat. Hal tersebut disampaikannya dalam rangka Haul ke-456/470 H Sultan Maulana Hasanuddin nan digelar di kompleks Masjid Agung Banten Lama, Kasemen, Kota Serang, Banten, pada Senin (30/3/2026).
Menurut Abi Hafis sapaan akrabnya, haul bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum refleksi atas kejayaan masa lampau nan lahir dari perjuangan nyata.
“Sultan Maulana Hasanuddin mengajarkan bahwa membangun umat tidak cukup dengan kata-kata, tetapi kudu dengan keberanian, keteguhan, dan kerja nyata,” ujarnya dalam keterangan nan diterima NU Online Banten.
Ia berambisi aktivitas tersebut menjadi pengingat bagi seluruh umat Islam untuk terus melakukan kebaikan dan memberikan faedah bagi masyarakat, agama, dan bangsa.
Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Serang, Muhamad Robi UZT, menegaskan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin telah mewariskan teladan sinergi antara ustadz dan umara dalam membangun peradaban berbasis iman, ilmu, dan kemaslahatan.
“Sebagai bagian dari Nahdlatul Ulama, kita terpanggil untuk melanjutkan sanad tersebut merawat tradisi, menguatkan persatuan, dan menghadirkan kepercayaan sebagai rahmat bagi kehidupan berbangsa,” ungkapnya.
Dalam aktivitas nan mengusung tema “Mengharap Berkah, Menjemput Karomah, Menjaga Marwah” itu, Robi juga mengingatkan pentingnya kepemimpinan nan bijak dan penuh ketulusan. Ia mengutip pesan ulama, “La yanbaghi an yatashaddara lin-nasi illa bihikmatil hukama wa siyasatil muluk,” nan berfaedah kepemimpinan menuntut kebijaksanaan, kecakapan, dan ketulusan dalam pengabdian.
Selengkapnya klik di sini.
4 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·