Hujan Es Landa Aceh Tengah, Sejumlah Tanaman dan Rumah Warga Terdampak

Sedang Trending 8 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Aceh Tengah, NU Online

Fenomena hujan es disertai angin kencang melanda sejumlah kampung di Kecamatan Atu Lintang, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh pada Sabtu (4/4/2026) sore. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengejutkan penduduk dan menyebabkan kerusakan pada sektor pertanian serta sejumlah rumah penduduk.

Camat Atu Lintang Malikussaleh mengatakan hujan es terjadi secara tiba-tiba dan melanda beberapa wilayah dalam waktu nyaris bersamaan. Berdasarkan info sementara, hujan es dilaporkan terjadi di Kampung Gayo Murni, Merah Muyang, Damar Mulyo, Kepala Akal, dan Kampung Atu Lintang.

“Benar, sore ini hujan es turun. Laporan kami terima dari para reje sesaat setelah kejadian,” ujar Malikussaleh.

Ia menjelaskan, selain butiran es, angin kencang nan menyertai hujan turut memperparah akibat di lapangan. Sejumlah tanaman warga, terutama komoditas kopi dan hortikultura, mengalami kerusakan cukup signifikan.

“Tanaman kopi dan hortikultura banyak nan terdampak. Ini tentu merugikan warga,” katanya.

Selain kerusakan pada sektor pertanian, beberapa rumah penduduk juga dilaporkan mengalami akibat dampak terjangan angin kencang. Namun, hingga saat ini pihak kecamatan tetap melakukan pendataan untuk mengetahui tingkat kerusakan secara rinci.

“Ada laporan beberapa rumah terdampak, tetapi info pastinya tetap kami kumpulkan,” tambahnya.

Sementara itu, pemerintah kecamatan segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk melakukan langkah penanganan lanjutan. Upaya tersebut meliputi pendataan akibat secara menyeluruh serta penyaluran support bagi penduduk terdampak.

Malikussaleh menegaskan pihaknya bakal terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan masyarakat mendapatkan perhatian nan diperlukan.

“Kami bakal terus berkoordinasi dengan BPBD dan pihak mengenai untuk penanganan lanjutan,” ujarnya.

Fenomena hujan es di wilayah Aceh Tengah tergolong jarang terjadi, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat. Oleh lantaran itu, penduduk diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan kondisi darurat kepada abdi negara setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi musibah alam, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan sosial di tengah perubahan cuaca nan tidak menentu.

Menanggapi peristiwa tersebut, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah, Tgk. Mursyidin, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem nan terjadi.

Ia menilai kejadian hujan es merupakan bagian dari tanda kebesaran Allah SWT nan patut disikapi dengan memperkuat keagamaan dan meningkatkan kesadaran diri.

“Kejadian ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak doa, dan menjaga keseimbangan alam,” ujarnya.

Selain itu, Tgk Mursyidin juga membujuk masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial dengan saling membantu penduduk nan terdampak, baik nan mengalami kerusakan rumah maupun kerugian di sektor pertanian.

“Kita perlu saling peduli dan membantu saudara-saudara kita nan terdampak. Ini adalah bagian dari ukhuwah dan kepedulian sosial,” katanya.

Selengkapnya
Sumber NU ONLINE
NU ONLINE