Windows Failed to Start? Ini Cara Ampuh Mengatasinya di Windows 11, 10, 8, 7

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Macaseo.com - Kalau Anda sudah lama menggunakan Windows, pasti pernah mengalami momen menyebalkan saat komputer dinyalakan tapi sistem tidak mau masuk ke desktop. Kondisi ini sering disebut kandas booting. Pada perangkat Android istilahnya bootloop, sementara di Windows biasanya ditandai dengan proses startup nan berakhir di tengah jalan.

Windows Failed To Start Cara Mengatasinya Windows 11 10 8 7

Saat masalah ini terjadi, laptop alias PC memang menyala, tetapi Windows tidak sukses dimuat. Walaupun sudah dicoba restart berulang kali, layar hanya berakhir di tampilan awal tanpa masuk ke sistem seperti biasanya.

Salah satu tanda paling umum adalah munculnya layar hitam dengan pesan “Windows Failed to Start”. Kadang juga disertai notifikasi tambahan seperti “A recent hardware or software change might be the cause”, nan menunjukkan kemungkinan ada perubahan perangkat keras alias perangkat lunak nan memicu error tersebut, misalnya setelah memasang RAM baru, mengganti hard disk, alias menginstal aplikasi tertentu.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin tetap bisa menggerakkan kursor mouse, tetapi tidak dapat melakukan apa pun. Bahkan ada juga kondisi di mana perangkat betul-betul tidak merespons sama sekali.

Meski terlihat serius, Anda tidak perlu panik. Masalah Windows kandas booting seperti ini umumnya tetap bisa diperbaiki tanpa kudu langsung install ulang. Sebelum mencoba langkah perbaikan, ada baiknya Anda memahami penyebab dan kondisi nan terjadi terlebih dulu agar solusi nan diterapkan lebih tepat sasaran.

Penyebab Windows Failed to Start

Walaupun pesan error “Windows Failed to Start” lebih sering ditemukan pada Windows 8 alias 8.1, bukan berfaedah jenis lain kebal dari masalah ini. Pengguna Windows 10, Windows 7, apalagi Windows Vista pun tetap berpotensi mengalami hambatan serupa saat proses booting berlangsung.

Penyebabnya sendiri cukup beragam. Namun dalam banyak kasus, sumber utama masalah ini berasal dari file BCD (Boot Configuration Data) nan hilang, rusak, alias korup. File ini berkedudukan krusial dalam mengatur proses awal saat Windows dijalankan. Jika BCD bermasalah, sistem otomatis kandas memuat Windows dengan normal.

Selain kerusakan BCD, ada beberapa aspek lain nan juga bisa memicu gagalnya proses booting, mulai dari perubahan hardware, kesalahan konfigurasi sistem, hingga gangguan pada file sistem penting. Untuk memahami lebih perincian apa saja penyebabnya, simak penjelasan lengkapnya berikut ini:

  • File BCD lenyap alias korup: Secara umum masalah Windows Failed to Start disebabkan oleh file BCD pada perangkat lenyap alias rusak. Pasalnya file BCD ini berfaedah sebagai tempat untuk menyimpan info pengaturan nan diperlukan saat booting. Jika file tersebut hilang, maka tidak heran jika Windows bakal mengalami kandas booting.
  • File sistem Windows bermasalah: Ketika sistem pada komputer / laptop bermasalah maka tidak heran jika beberapa komponen di dalamnya juga ikut bermasalah. Adapun beberapa argumen kenapa file sistem menjadi rusak / error, misalnya sistem tidak sengaja termodifikasi alias kesalahan dalam melakukan konfigurasi sistem.
  • Kegagalan saat pembaruan Windows: Selain itu ada kemungkinan jika masalah ini disebabkan gagalnya pembaruan Windows. Hal ini tidak mengherankan, lantaran perihal tersebut bisa menjadi hambatan ketika perangkat dinyalakan ulang. Maka dari itu jika Anda melakukan Update Windows, pastikan komputer / laptop dalam keadaan normal. Artinya tidak ada gangguan seperti laptop mendadak meninggal saat proses pembaruan alias hubungan internet nan bermasalah.
  • Hard disk usang: Hard disk nan bermasalah alias mengalami kerusakan lantaran usia pakai nan cukup lama, juga bisa mengakibatkan laptop menampilkan layar hitam. Kendala tersebutlah nan membikin info menjadi tidak terbaca oleh sistem dengan benar.
  • Aplikasi pihak ketiga: Apabila Anda mau menginstall aplikasi pada laptop, maka pastikan bahwa aplikasi tersebut betul-betul aman, tidak bermasalah dan di download dari situs nan terpercaya. Terlebih Anda kudu berhati-hati dalam install aplikasi nan berasosiasi dengan sistem seperti antivirus, dan sejenisnya.
  • dll.

Cara mengatasi Windows Failed to Start

Ada beberapa langkah nan bisa Anda terapkan untuk mengatasi masalah booting di Windows. Salah satu metode nan cukup efektif adalah melakukan perbaikan alias konfigurasi ulang pada file BCD (Boot Configuration Data), lantaran komponen ini berkedudukan krusial dalam proses awal saat sistem dijalankan.

Pada pedoman kali ini, langkah-langkah nan dijelaskan menggunakan Windows 10 sebagai contoh. Jadi, jika Anda memakai jenis Windows nan lebih lama seperti Windows 7 alias nan lebih baru seperti Windows 11, kemungkinan bakal ada sedikit perbedaan tampilan maupun menu. Namun secara umum, alur dan konsep perbaikannya tetap sama, Anda hanya perlu menyesuaikan beberapa langkah sesuai jenis nan digunakan.

1. Coba restart komputer / laptop kamu

Solusi paling awal nan bisa Anda lakukan saat laptop alias PC hanya menampilkan layar hitam dengan pesan error adalah melakukan restart paksa. Cara ini memang terbilang sederhana dan sering dianggap sepele, tetapi dalam beberapa kasus cukup efektif untuk mengatasi gangguan booting sementara.

Terkadang sistem hanya mengalami glitch ringan sehingga dengan memulai ulang perangkat secara paksa, Windows bisa kembali melangkah normal seperti biasa. Untuk melakukannya, ada dua metode nan bisa Anda pilih. Silakan gunakan salah satu langkah berikut sesuai dengan kondisi perangkat kamu.

  • Pertama, saat layar desktop Anda menampilkan layar hitam, silakan Anda tekan CTRL + ALT + DEL pada keyboard secara berbarengan > pilih Restart. Jika opsi tidak bisa dilakukan, coba langkah berikutnya.
  • Kedua, restart perangkat dengan menekan tombol Power secara paksa dalam beberapa detik hingga laptop mati. Kemudian nyalakan kembali untuk memandang perubahannya.

Perlu dipahami, langkah ini hanya berkarakter sementara. Memang ada kemungkinan masalah bisa teratasi setelah restart paksa, tetapi jika terlalu sering dilakukan justru berisiko menimbulkan kerusakan pada sistem maupun komponen penyimpanan dalam jangka panjang.

Jika setelah dicoba hasilnya belum juga maksimal alias error kembali muncul, sebaiknya lanjutkan ke metode berikutnya nan lebih kondusif dan menyeluruh untuk memperbaiki masalah booting tersebut.

2. Coba periksa RAM dan hard disk kamu

Jika Anda memperhatikan penjelasan sebelumnya, salah satu pemicu munculnya pesan Windows Failed to Start memang bisa berasal dari komponen hardware nan bermasalah, terutama RAM dan hard disk. Kedua perangkat ini mempunyai peran vital dalam proses membaca dan menjalankan info sistem. Ketika salah satunya mengalami gangguan, file Windows bisa kandas diakses dengan sempurna, nan akhirnya memicu error saat proses booting berlangsung.

Sebagai contoh, RAM nan kotor alias tidak terpasang dengan baik dapat menyebabkan sistem tidak stabil. Begitu juga dengan hard disk nan mulai bad sector alias konektornya longgar, sehingga info krusial Windows tidak terbaca secara normal.

Untuk mengatasinya, Anda bisa melakukan pengecekan langsung pada RAM dan hard disk. Namun perlu diingat, metode ini lebih cocok bagi pengguna nan sudah terbiasa membongkar dan memasang komponen laptop alias PC. Jika dilakukan dengan benar, langkah ini bukan hanya membantu mengatasi kandas booting, tetapi juga dapat memperbaiki masalah lain seperti munculnya pesan Windows Automatic Repair secara berulang.

Bersihkan komponen

Windows Failed To Start Cara Mengatasinya Windows 11 10 8 7

  • Pertama, matikan perangkat terlebih dahulu.
  • Jika sudah, lepas komponen RAM, hard disk, hingga baterai.
  • Lalu bersihkan komponen tersebut dengan tisu alias kapas halus.
  • Setelah itu pasang kembali semua komponen dan nyalakan kembali.
  • Selesai.

Cek kesehatan hard disk

Windows Failed To Start Cara Mengatasinya Windows 11 10 8 7

CHKDSK d: /r /f
  • Pertama, siapkan Flashdisk nan sudah bootable alias CD instalasi Windows.
  • Jika sudah, pada laman “Windows Setup” > pilih Bahasa > klik Next > lampau pilih Opsi Repair your computer.
  • Berikutnya klik Troubleshoot > Advanced options > pilih Command Prompt.
  • Kemudian ketik perintah di atas > lampau tekan Enter untuk mengeksekusi.
  • Tunggu proses beberapa saat.
  • Setelah itu Close jendela CMD > lakukan restart kembali.
  • Selesai.
Catatan : kata d: merupakan penamaan partisi Local disk perangkat (kamu bisa menggunakan disk lainnya nan mau dicek). Jika Anda mau mengetahui kegunaan dari perintah di atas, Anda dapat lihat penjelasannya di bawah ini.
/r Menemukan bad sector dan mencoba memulihkan info apa pun nan dapat dibaca darinya
/f Memperbaiki setiap kesalahan nan ditemukan pada disk

3. Membangun ulang file BCD

Windows Failed To Start Cara Mengatasinya Windows 11 10 8 7

bootrec /fixboot > Enter bootrec /fixmbr > Enter bootrec /scanos > Enter bootrec /rebuildbcd > Enter

File BCD (Boot Configuration Data) adalah komponen krusial nan berfaedah menyimpan info konfigurasi sistem saat proses startup berlangsung. Jika file ini mengalami kerusakan, terhapus, alias tidak bisa diakses pada partisi aktif (biasanya drive C:), maka Windows berpotensi kandas melakukan booting.

Kondisi ini umumnya ditandai dengan munculnya kode error 0xc000000f disertai pesan “The Boot Configuration Data for your PC is missing”. Pesan tersebut menunjukkan bahwa sistem tidak dapat menemukan alias membaca info konfigurasi boot nan dibutuhkan.

Namun Anda tidak perlu panik. Masalah ini bisa diatasi dengan membikin ulang (rebuild) file BCD melalui Command Prompt. Berikut ini adalah langkah-langkah nan dapat Anda lakukan untuk memperbaikinya:

  • Pertama, di laman Advanced Options > pilih Command Prompt.
  • Selanjutnya ketik semua perintah di atas secara berurutan dan diikuti dengan menekan tombol Enter.
  • Jika sudah menjalankan semua perintah > ketik ext untuk keluar CMD » lalukan restart perangkat
  • Selesai.

Kalau Anda penasaran dengan kegunaan masing-masing perintah nan telah disebutkan sebelumnya, silakan simak penjelasan detailnya pada tabel berikut. Di sana Anda bisa memandang kegunaan setiap perintah secara lebih jelas dan terstruktur.

Perintah Keterangan
/fixmbr Untuk memperbaiki masalah kerusakan pada Master Boot Record (MBR)
/fixboot Untuk perbaiki boot setor nan bermasalah
/scanos Memindai semua disk untuk instalasi nan kompatibel dengan sistem operasi
/rebuildbcd Membangun ulang tempat penyimpanan file BCD (Boot Configuration Data)

4. Perbaiki dengan perintah SFC dan DISM Tool

Bukan hanya file BCD nan bisa menjadi penyebab munculnya pesan Windows Failed to Start. File sistem Windows nan rusak alias korup juga kerap menjadi biang keladinya. Ketika perihal ini terjadi, sistem tidak dapat melangkah sebagaimana mestinya lantaran ada komponen krusial nan bermasalah.

Untuk mengatasinya, Anda dapat memanfaatkan System File Checker (SFC) dan DISM Tool melalui Command Prompt (CMD). Kedua perintah ini dirancang untuk memindai sistem secara menyeluruh sekaligus memperbaiki file nan rusak secara otomatis, sehingga Windows bisa kembali melangkah normal.

Khusus bagi pengguna Windows 10, 8.1, alias 8, sebaiknya jalankan perintah DISM terlebih dahulu. Alasannya, DISM bakal menyiapkan dan memperbaiki file sumber nan dibutuhkan sebelum proses perbaikan lanjutan dilakukan. Sementara itu, bagi pengguna Windows 7 alias Windows Vista, Anda bisa langsung menggunakan perintah SFC tanpa perlu menjalankan DISM terlebih dahulu.

Jalankan perintah DISM Tool

Windows Failed To Start Cara Mengatasinya Windows 11 10 8 7

DISM /Online /Cleanup-image /Restorehealth
  • Pertama, silakan Anda buka jendela Command Prompt seperti langkah sebelumnya.
  • Jika sudah, ketik perintah di atas » tekan Enter.
  • Tunggu prosesnya beberapa saat.
  • Selesai.

Jalankan perintah SFC

Windows Failed To Start Cara Mengatasinya Windows 11 10 8 7

sfc /scannow
  • Setelah Anda menjalankan perintah DISM Tool, silakan ketik perintah DISM di atas > tekan Enter.
  • Tunggu prosesnya hingga 100%.
  • Selesai.
Catatan : lamanya proses tergantung dari kapabilitas penyimpanan dan spesifikasi komputer / laptop kamu.

5. Jalankan System Restore

System Restore adalah fitur bawaan Windows nan cukup sering diandalkan saat komputer alias laptop mengalami masalah tak terduga. Fungsinya memungkinkan sistem kembali ke kondisi sebelumnya, tepat pada titik waktu nan sudah ditentukan (restore point), sehingga perubahan nan menyebabkan error bisa dibatalkan.

Namun sebelum menjalankannya, pastikan Anda sudah pernah membikin restore point alias setidaknya melakukan backup info penting. Jika sebelumnya Anda belum mempunyai restore point, maka metode ini tidak dapat digunakan dan bisa Anda lewati.

Berikut ini langkah-langkah nan bisa Anda ikuti untuk menjalankan System Restore:

  • Pertama, tepat di laman Advanced options > pilih opsi System Restore.
  • Tunggu beberapa saat hingga sistem memuat semua restore poin pada perangkat.
  • Jika sudah, klik Restore Point nan mau digunakan > klik Next.
  • Setelah itu, ikuti petunjuk nan diberikan > lakukan restart.
  • Selesai.

6. Jalankan Startup Repair

Selain metode sebelumnya, Anda juga dapat mencoba memperbaiki error Windows Failed to Start melalui fitur Startup Repair. Fitur ini menjadi salah satu solusi jagoan untuk mengatasi beragam masalah nan membikin Windows kandas melakukan booting.

Startup Repair bekerja dengan langkah memindai sistem secara otomatis untuk mendeteksi file alias konfigurasi nan bermasalah, lampau memperbaikinya tanpa perlu pengaturan manual nan rumit. Jadi, opsi ini cukup praktis bagi pengguna nan mau solusi sigap dan sederhana.

Berikut ini tahapan nan bisa Anda ikuti untuk menjalankan Startup Repair:

  • Pertama, masuk ke dalam Advanced Options seperti di atas > pilih Startup Repair.
  • Jika sudah, tunggu proses sistem melakukan pemindaian dan perbaikan beberapa saat.
  • Setelah itu ikuti petunjuk nan diberikan > kemudian restart.
  • Selesai.

7. Jalankan opsi Last Known Good Configuration

Serupa dengan metode sebelumnya, opsi Last Known Good Configuration juga bisa dimanfaatkan untuk mengatasi error Windows Failed to Start, terutama jika penyebabnya berasal dari driver alias aplikasi nan bermasalah.

Fitur ini bekerja dengan memulihkan sistem ke konfigurasi terakhir nan tetap melangkah normal. Dengan kata lain, Windows bakal menggunakan info registry dan pengaturan sistem terakhir saat komputer sukses melakukan booting tanpa kendala. Cara ini cukup efektif untuk mengembalikan stabilitas sistem tanpa kudu melakukan instal ulang.

  • Pertama, nyalakan komputer / laptop terlebih dahulu.
  • Tunggu sampai logo brand laptop muncul.
  • Jika sudah menghilang, silakan tekan F8 berulang kali. Ada juga beberapa laptop nan menggunakan tombol kombinasi Fn + F8.
  • Kemudian layar Black screen bakal muncul dengan keterangan “Advanced Boot Options”.
  • Selanjutnya arahkan dan pilih opsi Last Known Good Configuration (advanced) > tekan Enter.
  • Ikuti petunjuk nan diberikan sistem.
  • Selesai.

8. Install ulang Windows

Jika seluruh langkah sebelumnya belum juga sukses mengatasi masalah kandas booting, maka langkah terakhir nan bisa Anda tempuh adalah melakukan instal ulang Windows. Metode ini kerap menjadi solusi pamungkas lantaran dinilai paling efektif untuk mengatasi beragam kerusakan sistem nan sudah cukup parah.

Perlu diingat, proses instal ulang bakal menghapus seluruh info nan tersimpan di dalam sistem. Artinya, sistem operasi lama bakal digantikan dengan jenis nan baru dan bersih. Karena itu, sangat krusial untuk melakukan backup info krusial terlebih dulu sebelum memulai proses ini.

Pada umumnya, kasus Windows kandas booting memang disebabkan oleh kerusakan pada sistem. Meski terlihat serius, bukan berfaedah masalah ini tidak bisa diperbaiki. Masih ada beragam langkah perbaikan nan dapat Anda coba, seperti metode-metode nan telah dijelaskan sebelumnya. Selain gangguan sistem, penyebab lain seperti kerusakan hardware alias proses pembaruan Windows nan tidak melangkah sempurna juga bisa memicu munculnya pesan Windows Failed to Start pada komputer alias laptop kamu.

FAQ

1. Apa itu BKSOD?

Black screen of Death merupakan sebuah kondisi di mana layar desktop Anda hanya menampilkan layar hitam saat bakal masuk Windows.

2. Mengapa komputer tidak bisa masuk Windows?

Terdapat banyak aspek nan menyebabkan komputer tidak bisa masuk Windows, namun hambatan ini sering kali ditimbulkan oleh file sistem nan rusak, di mana perihal tersebut diakibatkan lantaran kegagalan saat pembaruan Windows. Selain itu hard disk nan rusak dan serangan virus juga dapat mempengaruhi keahlian sistem nan mengakibatkan kandas booting.

3. Apakah ada langkah untuk mempercepat booting Windows?

Tentu saja ada, salah satu langkah paling praktis untuk dilakukan adalah dengan meng-upgrade storage HDD menjadi SSD serta melakukan beberapa konfigurasi pada sistem.

4. Bagaimana langkah memperbaiki Black Screen Windows?

Ada banyak sekali solusi nan dapat Anda lakukan, salah satunya adalah menggunakan sistem restore, melakukan repair komputer hingga install ulang Windows.

Selengkapnya
Sumber News Update
News Update