Penyebab & Cara Mengatasi CPU Usage 100% di Windows 11, 10, 8, 7 Dijamin Berhasil

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Macaseo.com - Menurut laporan Statcounter, Windows 10 tetap menjadi salah satu sistem operasi Microsoft nan paling banyak dipakai oleh pengguna di beragam penjuru dunia. Meski begitu, ketenaran dan kelengkapan fitur nan ditawarkan Windows 10 tidak otomatis membuatnya bebas dari masalah. Banyak pengguna nan sesekali menjumpai hambatan saat memakai sistem ini, salah satunya adalah penggunaan CPU nan tiba-tiba melonjak hingga 100%.

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Ketika CPU bekerja terlalu berat, performa sistem bakal turun drastis lantaran sumber daya lenyap terpakai. Akibatnya, komputer bisa melambat, apalagi mengalami crash saat membuka aplikasi tertentu. Agar keahlian perangkat kembali stabil, Kamu perlu melakukan beberapa langkah perbaikan nan tepat. Namun, sebelum masuk ke tahap solusi, ada baiknya memahami terlebih dulu apa saja aspek nan bisa membikin CPU Usage di Windows mencapai nomor 100%.

Penyebab CPU Usage meningkat di Windows 10

Lonjakan CPU Usage hingga menyentuh 100% di Windows 10 tentu tidak terjadi begitu saja. Masalah ini biasanya muncul ketika pengguna menjalankan terlalu banyak tugas secara bersamaan, sehingga prosesor dipaksa bekerja lebih keras dari kapabilitas normalnya. Selain itu, penyebabnya juga bisa berasal dari sisi hardware nan mulai bermasalah alias tidak berfaedah dengan optimal. Untuk memahami lebih lanjut apa saja pemicunya, berikut beberapa poin nan perlu Kamu perhatikan:

  • Sistem Windows bermasalah: Terkadang dalam beberapa kondisi tertentu ketika sistem sedang bermasalah, maka ada kemungkinan juga program di dalamnya juga ikut terkena dampaknya. Jadi tidak heran jika ada sebagian aplikasi menjadi tidak optimal saat digunakan, sehingga kondisi tersebut nan membikin CPU Usage meningkat hingga 100%.
  • Melakukan aktivitas multitasking berlebihan: Menjalankan banyak program aplikasi secara berbarengan membikin keahlian RAM dan CPU terbebani. Apalagi jika Kamu menjalankan program berat seperti aplikasi edit foto alias edit video.
  • Banyaknya aplikasi nan melangkah dilatar belakang: Salah satu argumen kenapa CPU Usage menjadi 100% saat pertama kali dinyalakan ialah banyaknya program aplikasi nan melangkah dilatar belakang sistem. Kamu bisa menonaktifkan beberapa program tersebut agar CPU Usage normal kembali.
  • PC / laptop overheating: Kendala ini terjadi ketika Kamu menggunakan perangkat dalam jangka waktu nan cukup lama, sehingga tidak menutup kemungkinan laptop mengalami peningkatan temperatur suhu secara signifikan. Oleh lantaran itu, tidak menutup kemungkinan hambatan error bakal menghampiri Kamu.
  • Fan pendingin rusak: Tidak hanya royal pemakaian saja, suhu nan meningkat pada PC / laptop juga bisa diakibatkan fan pendingin nan bermasalah. Jadi periksa kondisi fan, apakah berdebu alias telah rusak komponennya.
  • Terkena virus alias malware: Adanya virus / malware nan terdapat pada perangkat Windows 10 juga bisa berakibat pada CPU Usage menjadi 100%. Ini dikarenakan virus tersebut bisa mengubah hingga menghapus file sistem nan ada di dalamnya, sehingga bisa membikin kegagalan pada perangkat.
  • dll.

Cara mengatasi CPU Usage 100% di Windows 10

Ada beberapa langkah nan dapat Kamu lakukan untuk menurunkan CPU Usage di Windows 10 agar keahlian PC alias laptop kembali lancar tanpa lag. Kamu bisa mulai dari tindakan sederhana seperti melakukan restart, menutup aplikasi nan membebani sistem melalui End Task, menonaktifkan aplikasi background, hingga menyesuaikan pengaturan pada Power Options. Berikut pedoman komplit nan bisa Kamu ikuti:

Catatan: Kamu bisa menyesuaikan metode di bawah ini, jika Kamu mengalami masalah nan serupa namun menggunakan sistem operasi Windows 7/8.

1. Cobalah restart PC / Laptop

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Langkah pertama nan patut Kamu coba adalah melakukan restart pada perangkat. Meskipun terdengar sangat sederhana, metode ini sering kali bisa menyelesaikan beragam masalah di Windows. Biasanya, lonjakan CPU terjadi lantaran ada service sistem nan mengalami crash alias tidak melangkah sebagaimana mestinya. Dengan me-restart komputer, seluruh komponen sistem dimuat ulang sehingga keahlian PC alias laptop dapat kembali lebih stabil.

Jika setelah restart masalah CPU Usage tetap belum menunjukkan penurunan, Kamu bisa melanjutkan ke metode berikutnya.

2. End task melalui Task Manager

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Langkah selanjutnya adalah menutup paksa aplikasi nan menyantap penggunaan CPU terlalu besar melalui fitur End Task di Task Manager. Melalui Task Manager, Kamu dapat memantau proses mana nan paling banyak menghabiskan sumber daya sistem. Jika ada aplikasi nan tidak Kamu perlukan tetapi membebani CPU, Kamu bisa langsung menghentikannya. Berikut langkah melakukannya:

  • Pertama, klik kanan pada Taskbar > pilih Task Manager.
  • Kemudian periksa program mana nan menghabiskan CPU.
  • Jika sudah, klik proses tersebut > lampau klik End task.
  • Selesai.

3. Disable Background Apps

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Setelah itu, Kamu dapat mengelola aplikasi apa saja nan diperbolehkan melangkah di latar belakang. Banyak pengguna tidak menyadari bahwa sejumlah program background juga dapat menyumbang penggunaan CPU nan cukup tinggi. Karena itu, menonaktifkan aplikasi nan tidak betul-betul dibutuhkan bisa membantu menghemat sumber daya dan membikin sistem lebih ringan. Walaupun beberapa aplikasi mungkin mendukung produktivitas, ada baiknya Kamu menonaktifkan nan tidak terpakai. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pertama, klik Start menu pada Taskbar Windows.
  • Kemudian klik Settings > pilih Privacy.
  • Jika sudah, lihat panel sebelah kiri di bagian “App permissions” > klik Background apps.
  • Selanjutnya nonaktifkan beberapa aplikasi nan melangkah di latar belakang, dengan mengubah tombol On menjadi Off.
  • Setelah itu lakukan restart terlebih dulu untuk memandang RAM Usage perangkat.
  • Selesai.

4. Jalankan Windows Update

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Menggunakan Windows dalam jenis nan sudah lama alias belum diperbarui dapat memunculkan beragam kendala, termasuk CPU Usage nan tiba-tiba melonjak hingga 100%. Untuk mencegah masalah seperti ini, sangat dianjurkan melakukan Windows Update secara rutin. Pembaruan tersebut biasanya menghadirkan perbaikan bug, peningkatan performa, penambahan fitur, perubahan tampilan, serta peningkatan stabilitas dan keamanan sistem. Berikut langkah memeriksa apakah ada pembaruan Windows nan tersedia:

  • Pertama, klik Start menu > Settings > Update & Security > Windows Update.
  • Klik Check for updates untuk memandang kesiapan Windows jenis terbaru.
  • Jika ada, silakan lakukan pembaruan sampai selesai.
  • Selesai.

5. Scan menggunakan Windows Security

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Kamu juga dapat mencoba melakukan pemindaian virus melalui Windows Security. Tidak menutup kemungkinan lonjakan CPU Usage hingga 100% disebabkan oleh keberadaan virus alias malware nan menginfeksi sistem. Untuk memastikan perihal tersebut, lakukan pemeriksaan menyeluruh menggunakan antivirus bawaan Windows agar setiap ancaman nan tersembunyi pada sistem maupun aplikasi terpasang bisa terdeteksi. Berikut langkah-langkah pemindaiannya:

  • Pertama, buka menu Settings > Update & Security > Windows Security.
  • Kemudian klik Open Windows Security > Virus & threat protection.
  • Klik Quick Scan untuk melakukan proses scanning.
  • Tunggu sampai proses scanning selesai dilakukan.
  • Selesai.

Selain mengandalkan Windows Security, Kamu juga dapat mempertimbangkan penggunaan antivirus pihak ketiga. Saat ini tersedia banyak pilihan aplikasi antivirus nan menawarkan keahlian penemuan dan pembersihan malware nan sering kali lebih menyeluruh dibandingkan perangkat bawaan Windows.

6. Update driver perangkat

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Jika penggunaan CPU tetap berada di nomor 100% meskipun Kamu sudah mencoba beragam langkah sebelumnya, kemungkinan besar penyebabnya adalah driver nan sudah tidak diperbarui. Driver nan dibiarkan usang bisa menimbulkan bug alias error nan berakibat pada lonjakan penggunaan CPU. Karena itu, krusial untuk mengecek kondisi driver melalui Device Manager dan melakukan pembaruan jika diperlukan. Berikut langkah mengeceknya:

  • Pertama, klik kanan pada Start menu > pilih Device Manager.
  • Kemudian klik bagian driver nan bermasalah > lampau klik kanan pada driver nan perlu di update.
  • Jika sudah, pilih Search automatically for drivers.
  • Selanjutnya laptop bakal melakukan proses pencarian dan instalasi driver > jika sudah, silakan Kamu klik Close.
  • Setelah itu coba restart laptop Kamu dan lihat perubahannya.
  • Selesai.

7. Nonaktifkan service Windows

Selain aspek aplikasi, banyaknya service nan aktif di Windows 10 juga dapat menyebabkan penggunaan CPU melonjak hingga 100%. Namun, Kamu perlu berhati-hati lantaran tidak semua service kondusif untuk dinonaktifkan. Jika Kamu sudah mematikan beberapa service tetapi tidak memandang perubahan pada penggunaan CPU, segera aktifkan kembali agar sistem tetap stabil. Berikut dua service nan bisa Kamu pertimbangkan untuk dinonaktifkan sebagai langkah uji coba.

Disable SysMain (Superfetch)

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

SysMain adalah jasa Windows nan bekerja menyimpan cache dari aplikasi nan sering Kamu gunakan, sehingga proses pembukaan aplikasi dapat berjalan lebih cepat. Namun, beberapa pengguna menilai bahwa service ini justru dapat memicu penggunaan CPU nan tinggi. Jika Kamu mau mencobanya, Kamu dapat menonaktifkan jasa tersebut dengan langkah berikut:

  • Pertama, tekan Windows + R pada keyboard.
  • Jika sudah, perbincangan “Run” bakal tampil > lampau ketik services.msc > klik OK/Enter.
  • Selanjutnya klik kanan pada Service SysMain > pilih Properties.
  • Kemudian di bagian “Startup type”, pilih opsi Disabled > klik Apply > OK.
  • Setelah itu lakukan restart perangkat untuk memandang hasilnya.
  • Selesai.

Menonaktifkan jasa ini sebenarnya tidak menimbulkan akibat besar pada sistem. Hanya saja, Kamu mungkin tidak lagi merasakan proses loading nan sigap pada aplikasi nan sering digunakan.

Disable Windows Update

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Rutin melakukan Windows Update memang berfaedah lantaran dapat menghadirkan beragam perbaikan dan peningkatan krusial bagi sistem. Namun, perlu Kamu ketahui bahwa proses pembaruan juga dapat mengonsumsi sumber daya nan cukup besar. Pada beberapa kasus, perihal ini dapat memicu kenaikan CPU Usage hingga mencapai 100%.

  • Buka jasa Services Windows seperti langkah sebelumnya.
  • Selanjutnya klik kanan pada Service Windows Update > pilih Properties.
  • Kemudian di bagian “Startup type”, pilih opsi Disabled > klik Apply > OK.
  • Setelah itu lakukan restart perangkat untuk memandang hasilnya.
  • Selesai.

8. Ubah pengaturan Power Options

CPU Usage 100 Windows 11, 10, 8, 7 Cara Mengatasi

Jika Kamu menggunakan laptop, salah satu langkah untuk mengatasi tingginya penggunaan CPU adalah dengan menyesuaikan pengaturan Power Options. Mengubah mode daya ke High Performance dapat membantu Windows bekerja lebih optimal, sehingga sistem melangkah lebih responsif dan tidak mudah lemot. Berikut langkah untuk mengaktifkannya:

  • Pertama, akses Control Panel terlebih dahulu.
  • Jika sudah, klik menu Hardware and Sound > pilih Power Options.
  • Selanjutnya klik Show addtional plans > pilih opsi High Performance.
  • Selesai.

Perlu diingat, mengaktifkan mode ini dapat membikin konsumsi baterai laptop menjadi lebih boros. Karena itu, pastikan Kamu mempertimbangkannya terlebih dulu sebelum memutuskan untuk menggunakannya.

Opsi perbaikan lainnya

Selain tips nan telah disebutkan sebelumnya, Kamu tetap mempunyai beberapa opsi tambahan nan dapat dijadikan langkah perbaikan terakhir untuk mengatasi CPU Usage 100% di Windows 10. Beberapa di antaranya meliputi pengecekan kondisi hardware, melakukan optimasi performa sistem, hingga mempertimbangkan instal ulang Windows jika diperlukan.

1. Periksa kondisi fan

Seperti nan telah dijelaskan sebelumnya, lonjakan CPU Usage hingga 100% juga bisa disebabkan oleh meningkatnya suhu perangkat. Hal ini sering terjadi ketika kipas (fan) mengalami masalah. Oleh lantaran itu, periksa kondisi fan di perangkat Kamu. Jika terdapat debu alias kotoran nan menumpuk, sebaiknya bersihkan terlebih dahulu. Namun, jika kipas alias komponennya rusak dan tidak berfaedah saat perangkat dinyalakan, sebaiknya tukar dengan komponen baru untuk menjaga performa dan mencegah overheat.

2. Cek Power Supply

Menurut info nan kami temukan di internet, kerusakan pada Power Supply juga dapat menjadi penyebab CPU Usage nan tinggi. Saat CPU menerima daya lebih rendah dari seharusnya, kinerjanya menurun, sehingga penggunaan CPU justru meningkat drastis. Memang, mendeteksi kerusakan pada Power Supply bisa terasa sulit. Oleh lantaran itu, disarankan untuk mencari pedoman alias tutorial langkah memeriksa Power Supply nan bermasalah melalui internet.

3. Optimalkan performa Windows

Salah satu penyebab CPU Usage di Windows 10 terus berada di nomor 100% adalah performa perangkat nan kurang memadai. Hal ini sering terjadi ketika spesifikasi PC alias laptop terlalu rendah, namun tetap dipaksakan untuk menjalankan Windows 10 alias aplikasi berat lainnya. Kondisi ini berpotensi menimbulkan beragam error dan masalah kinerja.

Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah nan bisa dilakukan untuk mengoptimalkan performa Windows, antara lain mematikan pengaruh visual tertentu, menonaktifkan fitur transparansi, mengurangi jumlah program nan melangkah saat startup, serta menggunakan aplikasi nan lebih ringan sesuai dengan spesifikasi minimum perangkat Kamu.

4. Install ulang Windows

Jika setelah mencoba beragam tips sebelumnya CPU Usage tetap berada di nomor 100%, langkah terakhir nan bisa dicoba adalah melakukan install ulang Windows. Masalah ini seringkali terjadi lantaran sistem operasi mengalami kerusakan alias corrupt. Selain itu, install ulang Windows menjadi salah satu solusi paling efektif untuk mengatasi beragam masalah sistem. Sebelum melakukannya, pastikan untuk membackup semua file krusial nan tersimpan di drive C agar tidak hilang.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, diharapkan CPU Usage dapat kembali normal seperti semula. Namun, jika diperlukan solusi lebih lanjut, install ulang Windows bisa menjadi opsi terakhir lantaran kemungkinan sistem operasi nan digunakan sedang bermasalah. Agar masalah serupa tidak terulang, selalu perhatikan penggunaan software dan lakukan pengecekan rutin pada kondisi hardware.

Seringkali pengguna tidak menyadari bahwa mereka memaksakan perangkat untuk bekerja melampaui kapasitasnya. Hal ini dapat menyebabkan penurunan performa apalagi kerusakan pada komponen perangkat. Dengan penggunaan nan lebih bijak dan perawatan rutin, sistem bisa tetap melangkah optimal.

FAQ

1. Apakah menginstall banyak program bisa membikin Windows lemot?

Tergantung. Jika spesifikasi perangkat Kamu tinggi (high-end), kemungkinan besar tidak bakal terjadi lemot. Akan tetapi jika Kamu menggunakan perangkat dengan spesifikasi minimum, tentu bakal mempengaruhi keahlian sistem.

2. Mengapa laptop sering restart sendiri?

Ada banyak aspek nan menyebabkan laptop sering mengalami restart sendiri, mulai dari Processor overheat, terdapat bad sector pada hard disk, fan bermasalah ,dan lain sebagainya. Untuk mengatasi masalah tersebut, Kamu bisa simak penyebab dan solusi mengatasinya pada tulisan berikut ini.

3. Bagaimana langkah meningkatkan keahlian komputer dan laptop Windows?

Cobalah untuk membersihkan file sampah secara berkala, uninstall aplikasi nan tidak digunakan, serta menonaktifkan program startup nan melangkah dilatar belakang. Jika perlu, Kamu bisa mengganti penyimpanan Kamu dari HDD ke SDD dan menambah kapabilitas RAM hingga 8 GB.

Selengkapnya
Sumber News Update
News Update